Ketenagakerjaan

Puluhan Tenaga Honorer Datangi DPRD Ende

Kompas.com - 11/04/2012, 12:47 WIB

ENDE, KOMPAS.com- Sekitar 30 tenaga honorer mendatangi gedung DPRD Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur, Rabu (11/4/2012), pukul 11.30 Wita. Mereka ingin menyampaikan keberatan atas hasil verifikasi terhadap 578 tenaga honorer di lingkup Pemkab Ende yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Tenaga honorer yang lolos verifikasi untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) itu hanya 169 orang, sisanya 409 tidak lolos. Mereka yang mendatangi DPRD itu termasuk tenaga honorer yang tidak lolos verifikasi. Mereka menilai hasil verifikasi penuh kejanggalan.

"Kalau 169 orang yang lolos verifikasi semua dari tahun 2005 kami tidak mempermasalahkan. Tapi ini ada yang masuk antara tahun 2006 sampai 2010 justru lolos," kata Nurlaila, tenaga honorer di Keluarahan Potulando, Rabu, di Ende.

Nurlaila sudah bekerja sebagai tenaga honorer sejak tahun 2001, dan Surat Keputusan (SK) pengangkatannya dikeluarkan tahun 2005. Namun Nurlaila tidak lolos verifikasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau